Alasan Kenapa Ragnarok M Eternal Love Kurang Layak Ada Di Smartphone.

Posted on

Bila diberi pertanyaan franchise game online yang seringkali “diperah”, pasti kamu sepakat jika Ragnarok Online adalah diantaranya.

Game yang dibikin berdasar komik Lee Myoung Jin itu seakan jadi tolak ukur game MMORPG Korea sampai sekarang ini.

Sesudah kehilangan popularitasnya di Indonesia karena usaha LYTO yang kurang disenangi umumnya player. Game itu selanjutnya dipindah ke Gravindo.

“anak perusahaan” LYTO sendiri yang sayangnya masih buat gamenya kurang terkenal.

Beruntungnya, “player usang” pada akhirnya kembali lagi bernostalgia sesudah kedatangan Ragnarok M Eternal Love dengan grafis 3D yang diperuntukkan untuk Android serta iOS. Game bikinan X.D.

Global ini awalannya dikeluarkan di China serta Taiwan karena lisensi sah dari Gravity, pemilik franchise Ragnarok Online.

Dia selanjutnya dikeluarkan di Asia Tenggara di bawah naungan Gravity Interactive.

Pertama kalinya cobanya di versus China.

Game ini berkesan memang bawakan “rasa baru” yang sempat berada di versus classic PC-nya

(saya tidak akan bandingkan dengan Ragnarok Online 2 yang buat saya jadi salah satunya game tidak berhasil bikinan Gravity).

Semua elemennya hampir tidak sempat mangkir. Membuat saya bertanya-tanya

Bagaimana mereka memperoleh keuntungan dari game bagus itu. 

Tetapi kelihatannya saya kembali lagi harus sedih sesudah dia dikeluarkan di Asia Tenggara dalam bahasa yang dapat saya pahami.

Membuat saya tidak dapat mereferensikan gamenya buat kamu yang hardcore serta inginkan kebebasan waktu memainkannya.

Auto Play Buat Gameplay Ngga Otentik

Seakan ngikutin game MMORPG Korea Selatan serta game mobile umumnya, auto-play diterapkan di game ini. Sayangnya, tidak hanya auto-run waktu quest, X.D. berikan bot sah yang mungkinkanmu hunting dengan cara automatis.

Di satu bagian, feature ini mempermudahmu supaya bisa mainkan gamenya sambil kerjakan pekerjaan lain sebab karakter game mobile yang semacam itu. Tetapi di lain sisi, dia malah menghilangkan keotentikan game aslinya yang populer dengan gameplay point-to-click yang hebat.

Stamina System Bikin Hunting Ngga Seru

Sama dengan game mobile biasanya, ternyata Ragnarok M Eternal Love ini berlakukan stamina sistem. Skema ini membatasimu waktu hunting/grinding monster setiap harinya. Bila staminamu mulai habis, karena itu drop serta expmu akan menyusut. Serta, kamu tidak peroleh exp benar-benar bila staminamu telah pada batasnya. Kamu akan dikasih 300 stamina sehari-harinya serta akan ter-reset tiap jam 5 pagi WIB.

Bila kamu tidak mainkan gamenya, karena itu stamina akan tertumpuk sampai optimal 900 stamina. Lebih dari pada itu, kamu tidak akan bisa stamina semakin. Tragisnya, tidak ada hitung berapakah stamina yang kamu perlukan waktu bunuh 1 monster atau beberapa monster, kamu harus ngitung sendiri. Kamu dapat cek staminanya dengan terhubung menu more>settings serta melihat “combat time”.

Memang, kekurangan stamina dapat ditangani dengan party serta tidak mainkan gamenya semasa beberapa waktu. Tetapi skema itu buat hunting jadi tidak hebat, sesudah kemungkinan kamu tinggal “auto attack” semasa berjam-jam serta tidak naik 1 level-pun selanjutnya mengetahui jika staminamu habis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *